metro

Balai Besar KSDA SulSel akan Bangun Taman Wisata Alam Naggala III

ONLINELUWURAYA.COM,PALOPO — Balai Besar KSDA SulSel bersama pemerintah Kota (Pemkot) Palopo menggelar pertemuan konsultasi publik untuk membahas rencana pengelolaan jangka panjang taman Wisata Alam Naggala III periode tahun 2018-2027, yang di adakan  di Hotel Value,Kota Palopo,Sulawesi Selatan,Senin (8/10/2018)

Ketua Panitia Imanuel Jaya Linu menuturkan bahwa pertemuan pada hari ini dilaksanakan untuk mendapatkan kesimpulan dan kesamaan persepsi dalam hal rancangan tata blok di Naggala III sebagai salah satu tahap awal dalam proses pengeloaan satu kawasan taman wisata di Indonesia.

“Tentunya hal ini akan lebih fokus dan menitikberatkan pada aspek kepentingan sosial kemasyarakatan yang ada pada lingkungan kawasan tersebut dan tetap menjamin kelestarian.Dalam hal ini maka diperlukan dukungan dan keterlibatan unsur- unsur terkait dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat,”tutur Imanuel.

Sementara itu Wali Kota Palopo yang di wakili oleh Sekda Kota Palopo H.Jamaluddin Nuhung  mengatakan terkait dengan hal ini Pemerintah Kota Palopo dan masyarakat Kota Palopo menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Balai besar KSDA Sulwesi Selatan yang telah memberikan perhatian dengan rencana membangun kawasan wisata alam yang berada dalam wilayah Kota Palopo.

Terkait dengan hal ini kita melaksanakan konsultasi publik tentu kita ingin mendapatkan berbagai hal dan masukan terkait bagaimana sesungguhnya pengelolaan yang benar dan baik.

“Saya ingin menekankan bahwa di dalam wisata alam di wilayah Naggala III ini bukan hanya wilayah kota palopo barang kali ada wilayah lain misalnya luwu, toraja sehingga sebelum kita melakukan aksi, tentu hal ini yang perlu di koordinasikan. Jangan sampai nanti muncul konflik antar daerah,” Tegasnya

Mewakili Pemerintah Kota Palopo dan masyarakat Kota Palopo kami ingin menekankan,mari kita satu visi dan misi membangun tempat wisata, mengelola tempat wisata minimal menghindari tempat mabuk mabukkan dan harus steril dengan tempat pergaulan bebas.

“Tujuan pengembangan wisata itu bagaimana kita bisa menjadikan wisata yang berbudaya, wisata yang bernuansa religi dan bagaimana menyediakan sarana sarana bagi masyarakat yang tidak lain hanya untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat,”pungkas Jamaluddin

Turut hadir pula Kepala Seksi Wilayah II Malili, Imanuel Jaya Lihu, S.pi,M.Sc, perwalikan dari Kapolres &, Dandim 1403 Sawerigading, Lurah dan Camat yang mewakili, serta petugas resor Naggala III dan Staf Kantor bidang Wilayah I Palopo.(Hms)

Comments

Berikan Komentar Anda

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top