metro

Diduga Terindikasi Korupsi dan Kejar DAK 2020, UPTD JA Ganti Nama PSC 119 JA, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan

Plt Kadis Kesehatan Kota Palopo, Taufiq SKep, Nrs, MKes saat di temui Onlineluwuraya.Com di kantornya , Senin (28/10/2019)

ONLINELUWURAYA.COM, PALOPO — Diduga terindikasi kasus korupsi dan kejar Dana DAK kurang lebih 2 Milyar dari kementerian kesehatan, UPTD JA  buru-buru ganti nama menjadi PSC 119 JA.

Hal ini dibantah oleh Plt Kadis Kesehatan Kota Palopo, Taufiq SKep, Nrs, MKes saat di temui Onlineluwuraya.Com di kantornya , Senin (28/10/2019) pagi.

“UPTD JA selama ini memang ada  laporan tahun 2016 dan  sudah diperiksa Inspektorat, tidak ada temuan. Itu sudah diperiksa dan tidak terbukti itu laporan. Dari hasil pemeriksaan itu tidak ada penyimpangan  yang tahun 2016,” ungkap Taufiq.

Plt Kadis Kesehatan ini pun mempersilahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa UPTD JA jika memang ada indikasi korupsi dan keterkaitannya dengan pergantian nama menjadi PSC 119 JA.

“Kalau KPK mau datang periksa ya silahkan datang. Datang untuk periksa biarpun berubah nama (UPTD JA menjadi PSC 119 JA red),” tambahnya.

Lanjut Taufik, terbentuknya PSC 119 JA bukan untuk mengejar Dana DAK 2020

” Yang jelasnya selama ini kita tidak pernah dapat pembiayaan terkait dengan PSC. Ke depannya ini berdasarkan hasil konsultasi kita, tidak bisa kita mendapatkan bantuan kalo tidak ada PSC milik pemerintah dan sehingga harus dibentuk. Dan memang PSC 119 JA itu keinginan pimpinan dan itu hrs terintegrasi,” pungkas Taufik.

Hasil konsultasi pemkot dari kementerian kesehatan bahwa PSC itu dibentuk oleh daerah dan ada SK  walikota dan diregistrasi ke kementerian.

“Yang ada tidak ada, olehnya itu kementerian kesehatan mengatakan di Palopo belum ada PSC.  Dan sekarang harus dibentuk dan sesuai dengan peraturan kementerian kesehatan, daerah harus membentuk PSC dan olehnya pak Wali membentuk PSC 119 JA,” jelas Taufik

Dimana sebelumnya PSC 119 JA milik pemerintah kota Palopo ini memicu reaksi PSC 119 yang sudah ada sebelumnya di Palopo.

“Kami sudah konsultasi kan sebelumnya ke kementerian kesehatan  bahwa sudah ada PSC 119 dan jawaban mereka silahkan dia bergerak di bidang kemanusiaan,” kunci Plt Kadis Kesehatan Palopo yang sangat dekat Wali Kota Palopo, HM Judas Amir

Sekedar untuk diketahui PSC 119 Palopo yang sudah ada sebelumnya sudah sangat dikenal dan familiar di masyarakat Kota Palopo dengan tim kegawatdaruratannya dan nilai kemanusiaannya yang tanpa pamrih serta sudah berjalan tanpa adanya bantuan anggaran dari pemerintah. (Tim)

Ini Foto-Foto PSC 119 Palopo

  

 

 

Comments

Berikan Komentar Anda

To Top