hukum & kriminal

Dua Kelompok Saling Serang di Anggrek,Polisi Amankan Enam Pemuda

ONLINELUWURAYA.COM,PALOPO — Warga seputaran Jalan Anggrek dikagetkan dengan adanya kejadian dua kelompok saling serang menggunakan batu.

Kejadiannya sekira pukul, 23.30 Wita,di seputaran Anggrek,Kecamatan Wara,Kota Palopo,Sulsel,Sabtu (10/3/2018)malam.

Kejadian ini dipicu  ada sekelompok pemuda yang bukan warga Anggrek datang membuat onar.

Bermula saat, tujuh pemuda dari luar Anggrek itu, melempar rumah milik Adil (55), pekerjaan sopir mobil warga Jalan Anggrek.

Terdengar suara pelemparan rumah, pemuda Anggrek dibantu warga keluar dan melakukan perlawanan.
Disitulah terjadi saling baku lempar dari kedua kubu.

Situasi kemudian redah setelah petugas kepolisian Polres Palopo datang kemudian mensterilkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga situasi aman kondusif.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Tetapi akibat pelemparan yang dilakukan, menyebabkan empat lembar atap seng rumah Adil bocor-bocor dan rusak berat.

Sebagian petugas kepolisian yang melakukan pengejaran berhasil menangkap enam pemuda serta dua unit motor (lihat identitasnya di bawah) yang diduga terlibat melakukan pengerusakan.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardi Yusuf, yang memimpin langsung penangkapan, kepada Onlineluwuraya.com, mengatakan, berdasarkan keterangan korban dalam hal ini Adil bahwa kejadian tersebut ada hubungannya dengan saudara Aco Robek. Karena sebelum kejadian ada sekitar tujuh orang lewat di lorong depan rumah korban dan salah satunya bertanya kepadanya dengan kalimat ‘Ada Aco Robek Om di rumah’?. Lalu Adil  menjawab ‘Saya tidak lihat dek’. Mungkin karena mereka tidak percaya, kemudian tujuh pemuda tadi tetap menuju ke rumah Aco Robek.

Saat pemuda-pemuda tersebut bertanya, Adil sedang duduk-duduk di teras rumah.
Selang beberapa menit kemudian terdengar suara dari dalam rumah. Adil kemudian masuk ke dalam rumahnya dan mengecek apa yang terjadi.

Tak lama kemudian terdengar lagi suara yang sama dan itu berasal  dari atap rumah kemudian korban keluar dari rumah melihat apa yang terjadi diluar rumah.

“Disitulah Adil melihat sekelompok orang saling baku lempar batu. Diselimuti ketakutan Adil pun bergegas masuk ke dalam rumah untuk berlindung diri,” kata Ardi Yusuf.

Namun saking banyaknya batu yang mengenai atap rumah, Adil yang tak menerima itu kemudian mengambil sebatang balok kayu dan keluar rumah dengan maksud untuk membubarkan sekelompok pemuda yang saling baku lempar. Melihat Adil membawa balok dua pemuda yang melempar rumah berhamburan lari dan disitulah terjadi saling baku kejar.

“Adil sempat melihat ada seseorang yang melepaskan anak panah (busur) kearahnya, namun korban masih beruntung saat itu korban terjatuh sehingga anak panah tersebut diperkirakan melewati diatas kepala korban,” jelas Ardi Yusuf.

Adapun dua unit motor dan enam pelaku yang diduga saling baku lempar berhasil diamankan antara lain
1. Saldi, 19 tahun, Tidak ada, Jalan Opu Tohalide Kelurahan Mawa Kota Palopo
2. Zulfitra alias Fitra, 17 tahun, Siswa SMA YPS Tampumia Noling, Desa Noling, Kabupaten Luwu.
3. Muh. Waldi Lojo, alias Waldi, 16 tahun, tidak ada, Jalan Opu Tohalide (bulan tua) Kota Palopo.
4. Adnansyahdi alias Coco, 16 tahun, Siswa SMA YPS Tampumia Noling, Kabupaten Luwu.
5. Muh Irham alias Fikram, 17 tahun, siswa SMA Guppi Padang Sappa, Kabupaten Luwu.
6. Ivan Saputra alias Ivan, 24 tahun pekerjaan tidak ada, Jalan Opu Tohalide (Purangi) Kota Palopo.
Dan dua unit motor  yang ikut diamankan diduga digunakan pemuda tersebut ke Anggrek diantaranya Mio Zooul warna hitam, Nopol DP 3668 TP dan Honda Big Top warna hitam tanpa plat.
*Sumber Polres Palopo.(AL)

Comments

Berikan Komentar Anda

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top