Sulsel

Hari Kesaktian Pancasila, Ini yang Dilakukan Pemkab Lutra

ONLINELUWURAYA.COM, LUTRA — Tepat 54 tahun yang lalu, yaitu 1 Oktober 1965 ditetapkan sebagai hari Kesaktian Pancasila. Negara Kesatuan Republik Indonesia berhasil mempertahankan Ideologi Pancasila dari berbagai pihak yang ingin mengganti ideologi tersebut. Untuk itu, jajaran Pemkab Luwu Utara beserta para unsur TNI, Polri, serta pelajar menggelar upacara dalam rangka memperingati hari kesaktian pancasila, selasa (01/10/2019) di Lapangan Taman Siswa Masamba.

Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Inf Gunawan bertindak sebagai inspektur upacara. Pada momen ini, ia mengatakan, Pancasila sebagai sebuah ideologi dalam berbangsa dan bernegara bagi bangsa Indonesia, semestinya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi landasan nilai dan prinsip yang terus mengalir bagi setiap generasi.

“Pemerintah Indonesia bersama seluruh elemen masyarakat lainnya terus berusaha untuk membangun dan menguatkan karakter bangsa agar menjadi bangsa mandiri di era saat ini. Pembangunan dan penguatan karakter bangsa berdasarkan pancasila, bertujuan untuk membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri sesuai dengan cita-cita pancasila,” ujarnya.

Dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap tahunnya, maka akan menjadi pengingat, bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai modern.

“Sehingga kita wajib untuk meningkatkan kewaspadaan nasional dan ketahanan mental ideologi Pancasila. Seperti halnya kewaspadaan tantangan globalisasi, liberalisasi dan postmodernisme,” lanjut Gunawan.

Sementara itu, Wakil Bupati Luwu Utara, Thahar Rum, yang ditemui usai upacara menegaskan, pembangunan kepribadian bangsa serta karakter bangsa sudah menjadi harga mati pada saat ini. Karena perilaku-perilaku menyimpang yang telah membudaya hanya dapat diberantas secara tuntas dengan mengubah cara berpikir, kepribadian, dan karakter para pelaku.

“Terkadang, memang sulit untuk menentukan parameter yang sesuai untuk itu. Terlebih dengan keberagaman di Indonesia. Di sinilah kita semestinya kembali kepada nilai-nilai luhur bangsa yang ada di Pancasila. Dimana dasar negara tidak hanya dipelajari dan dimengerti saja, tetapi lebih dari itu adalah pelaksanaannya secara nyata dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Terlebih pada pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan harus berlandaskan pada nilai-nilai dasar pancasila, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Turut hadir Ketua DPRD Luwu Utara, Hamuddin, Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola, Unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Enny Thahar, serta para pimpinan SKPD Lingkup Pemda Luwu Utara. (*)

Comments

Berikan Komentar Anda

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top