Politik

Kantor KPU Palopo Dikepung Massa Simpatisan JUARA,Ternyata 4 Komisioner Ada di Jakarta,Ini Yang Dilakukan

ONLINELUWURAYA.COM,PALOPO — Massa simpatisan pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo, Judas Amir dan Rahmat Masri Bandaso (JUARA) mengepung kantor KPU,di Jl.Pemuda,Kecamatan Wara Selatan,Kota Palopo,Sulsel,Sabtu (21/4/2018)sore.

“Kami terlebih dahulu ke Kantor KPU Palopo,tetapi disana hanya ada staf KPU,lalu kami kumpul kembali di Lapangan Pancasila,”kata Master Campaign Juara,Haerul Salim.

Setelah melakukan aksi menyampaikan aspirasi mereka di depan Kantor Panwaslu,massa kembali menuju Kantor KPU Palopo.Setibanya disana mereka mengutus perwakilan untuk bertemu dengan staf KPU di dalam Kantor KPU Palopo.Tidak ada sama sekali Komisioner KPU yang berada di sana dikarenakan mereka konsultasi ke KPU Porivinsi dan KPU Pusat.

Dimana sebelumnya Komisioner KPU Palopo dan KPU Sulsel melakukan konsultasi ke KPU Pusat, Sabtu (21/4/2018)dini hari usai mengikuti rapat pleno DPT Sulsel di Hotel Clarion, Makassar,pada Jumat malam , terkait rekomendasi Panwaslu Palopo.

Empat orang komisioner KPU Palopo terbang ke Jakarta,Sabtu dini hari tadi.

Ketua KPU Palopo Haedar Djidar mengaku jika ia bersama Syamsul Alam, Faisal Mustafa dan Muh Amran Annas bersama anggota KPU Sulsel divisi hukum Haerul Mannan telah menjejakkan langkah di kantor KPU Pusat Jalan Imam Bonjol Jakarta siang ini, Sabtu (21/4/2018).

Rombongan KPU Palopo dan KPU Sulsel diterima langsung Ketua KPU Pusat, Arief Budiman dan Divisi Hukum KPU Pusat Hasyim Asyari.

“Iya kami berempat sebenarnya mendampingi KPU Sulsel dalam rangka konsultasi terkait rekomendasi Panwaslu Palopo dan turunnya surat dari Dirjen Otoda Kemendagri, kami tentu harus berhati-hati sekali karena ini menjadi polemik, konsultasi ini bertujuan mencari solusi terbaik agar kami tak salah mengambil keputusan,” ucap Haedar lewat WhatsApp.

Untuk itu, sambung Haedar, pihaknya meminta kesabaran semua pihak dan jangan terpancing dengan isu-isu hoax yang ingin memecah belah dan memperkeruh suasana.

“Kami tegaskan, bahwa KPU Palopo sekali lagi, belum membuat keputusan apapun, harap dicatat baik-baik, secepatnya setelah kembali di Palopo kami akan sampaikan secara terbuka hasilnya dan juga rapat Pleno KPU terkait hal ini,” pungkas Haedar.

Diketahui, hingga tadi malam, banyak kabar hoax berseliweran di linimasa sosial media terkait Rapat Pleno KPU Palopo yang diadakan di Makassar.

Bahkan ada yang menyebut jika pleno tersebut sudah berbuah keputusan dengan berbagai versi, dimana tim pemenangan salah satu pasangan calon sudah mengklaim di medsos, jika kubunya berhasil menang dengan formasi voting 3-1-1 yang kebenarannya tak bisa dipertanggungjawabkan.

Kini, publik harus sabar menanti Pleno KPU Palopo setelah melakukan konsultasi ke KPU Pusat.

Sebelumnya, Panwaslu mengeluarkan surat rekomendasi tentang dugaan pelanggaran mutasi petahana HM Judas Amir yang beresiko ia didiskualifikasi dalam Pilkada Palopo. Judas dituduh melanggar pasal 71 ayat 2 UU nomor 10/2016 sebelum akhirnya terbit surat Dirjen Otoda Kementerian Dalam Negeri yang menjelaskan duduk soal pasal 71 ayat 2 tersebut.(TIM)

 

Comments

Berikan Komentar Anda

To Top