Nasional

Korban Pembunuhan di Distrik Yigi Nduga, Papua, Ada Asal Sulsel

ONLINELUWURAYA.COM, JAKARTA —Meski Direktur Utama PT Istaka Karya Persero Sigit Winarto belum bisa memastikan diantara pekerja yang dieksekusi

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berapa asal Sulawesi Selatan. Namun, dibenarkan para korban diduga berasal dari Sulawesi .

Dugaan ini seorang diantara warga
Dusun Botong,Desa Bontomanai,Kecanatan Bungaya Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dengan identitas Muhammad Agus, bilangan masih muda kelahiran 14- Agustus 1993, seperti di benarkan Kepala Dusun Botong , Basir, seperti diberitakan gosulsel.com, yang dikutif Join News Network (JNN) , Selasa (4/12/2018) malam tadi.

Muhammad Agus, menurut Kepala Dusun Botong, Basir , diketahui sudah bekerja di Papua sudah setahun. Dan kabar ini oleh berwenang diantara 31 korban keganasan KKB, dirilis Muhammad Agus satu diantara korban tersebut.

Penembakan ini menurut Direktur Utama PT Istaka Karya Persero Sigit Winarto, diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata. Para korban merupakan pekerja PT Istaka Karya yang menggarap proyek pembangunan jembatan di jalur Trans Papua.

Sigit menambahkan pihaknya masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mengetahui kondisi aktual di lapangan. Sedang terkait identitas sementara para korban, Sigit mengatakan kemungkinan besar para pekerja berasal dari daerah Sulawesi .

Sigit mengatakan sebelum kejadian penembakan tersebut, pihaknya pernah mengalami kejadian yang tak mengenakan. Namun, hal itu masih bisa diatasi oleh PT Istaka Karya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian bersama dengan TNI sedang memastikan keberadaan para korban di dua tempat tersebut yaitu Kali Yigi dan Kali Aura.

Sementara diantara Korban yang dievakuasi yang merupakan karyawan PT Istaka Karya , atas nama Martinus Sampe (diduga warga asal Pinrang) . ” Nama Martinus Sampe belum bisa dipastikan karena bisa saja namanya sama, ” sebut sumber JNN di Kali Aura, Papua, Rabu dini hari (5/12) tadi. (Detik/JNN-NAS).

Comments

Berikan Komentar Anda

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top