Nasional

Pemda dan Kapolres Lutra Kunjungi Bocah SD yang Minta Kaki Palsu ke Presiden  

ONLINELUWURAYA.COM,LUTRA— Muhammad Amin Syam, bocah SD 14 tahun ini kini jadi perbincangan warganet. Pasalnya, dalam sebuah video pendek berdurasi 1 menit yang diunggah akun Instagram @bikinrame, Amin menumpahkan segala curhatannya kepada Presiden Joko Widodo. Tidak hanya lewat video, Amin juga curhat lewat tulisan yang ditujukan langsung kepada sang Presiden. Cuma satu permintaan bocah ini, kaki palsu.

“Memohon kepada bapak Presiden untuk memberikan saya sebuah kaki palsu karena kaki palsu saya terbuat dari kayu dan sudah tidak bisa saya pake karena sudah pendek. Tolong pak, saya tidak minta sepeda, saya cuma minta kaki palsu agar saya bisa melanjutkan sekolah dan kelak bisa membahagiakan ibu saya,” begitu Amin menulis dalam suratnya seperti yang dilansir Humas Kementerian Sosial RI, Senin (9/4/2018).

Gayung bersambut. Informasi ini pun sampai ke telinga Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara. Melalui Dinas Sosial Luwu Utara bersama Kapolres Luwu Utara, Selasa (10/4), langsung melakukan kunjungan ke rumah Amin di Desa Tolada Kecamatan Malangke. Kadis Sosial, Besse Andi Pabeangi, mengungkapkan, Amin sebenarnya sudah masuk di dalam daftar penyandang disabilitas yang segera mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah.

“Kami sudah masukkan di DPA sebanyak 32 penyandang cacat yang akan kami bantu di 2018. Termasuk Amin ini. Dari 32 ini, hanya Amin yang kami bantu kaki palsu. Sementara yang lainnya ada tongkat, alat pendengar, kursi roda, dan lain-lain. Insya Allah pengadaannya akan kami laksanakan di triwulan II, mulai April sampai Juni mendatang,” ungkap Andi Besse.

Besse mengungkapkan, keluarga bocah SD MI Nurul Hikmah ini segera mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, berupa bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). “Ke depan keluarga Amin akan kami masukkan ke dalam bantuan PKH,” ungkapnya. “Insya Allah, besok Tim dari Kementerian Sosial akan datang langsung ke Tolada guna melakukan pengukuran untuk pembuatan kaki palsu sesuai permintaan nanda Amin ini,” sambungnya.

Senada Besse, Kapolres Lutra mengatakan bahwa bantuan kaki palsu untuk Amin sebenarnya sudah dianggarkan di Dinas Sosial.

“Bantuan kaki palsu untuk Amin sudah dianggarkan pemerintah di triwulan II, mulai April sampai Juni, tapi ini sudah viral sehingga cepat direspon Kementerian Sosial,” terang Boy yang pada kesempatan itu juga memberikan sejumlah bantuan kepada Amin.(AY)

Comments

Berikan Komentar Anda

To Top