Sulsel

Pemkab Lutra Usul Tiga Nama Jurnal Kelitbangan

ONLINELUWURAYA.COM,MASAMBA— Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Rapat Koordinasi Pembahasan Nama Jurnal dan Media Kelitbangan pada Kamis (13/7), di Ruang Rapat Wakil Bupati, telah menetapkan tiga usulan nama jurnal yang nantinya akan diperhadapkan kepada Bupati Luwu Utara. Tiga nama Jurnal Kelitbangan yang diusulkan itu adalah Jurnal Bangda Simpurusiang, Jurnal Bangda To Ciung dan Jurnal Bangda I La Galigo. Sementara nama Media Kelitbangan disepakati adalah Media Litbang Luwu Utara.

Dari tiga nama yang diusulkan tersebut, nama pertama paling menarik perhatian para peserta rapat yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Mahfud tersebut. “Dari tiga nama ini, saya rasa yang paling bagus itu adalah Jurnal Bangda Simpurusiang,” ujar Kabag Pemerintahan Armin. Apa yang dikatakan Armin rupanya senada dengan yang dikatakan Sekda Abdul Mahfud.

Mahfud mengatakan, nama jurnal yang akan ditetapkan nantinya sebisa mungkin mengandung unsur kearifan lokal, di mana dalam visi misi Luwu Utara, kearifan lokal menjadi starting point dalam pembangunan daerah. Dan nama simpurusiang, kata Mahfud, sudah mewakili kearifan lokal yang dimaksud. “Saya kira nama Simpurusiang ini juga menarik karena mewakili kearifan lokal sebagaimana yang tercantum dalam visi-misi kita,” terang Mahfud.

Bukan hanya Sekda, Kepala Balitbangda Bambang Irawan, juga setali tiga uang. Bambang mengatakan, nama jurnal yang nantinya dipakai adalah nama jurnal yang bisa memenuhi kriteria, terkait kearifan lokal. Dan menurutnya, visi-misi Luwu Utara terkait dengan kearifan lokal.

“Nama jurnal yang akan kita pakai adalah nama jurnal yang memenuhi kriteria kearifan lokal, karena visi-misi kita ini terkait dengan kearifan lokal,” ujar Bambang.

Sebelumnya Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Abdul Hakim Bukara, mengusulkan dua nama alternatif untuk menjadi “saingan” simpurusiang, masing-masing To Ciung dan I La Galigo. Dua nama terakhir ini akhirnya menemani Simpurusiang untuk kemudian disodorkan kepada Bupati. “Selain Simpurusiang, nama To Ciung dan I La Galigo juga menarik kita jadikan nama jurnal,” ucap Hakim. Dan sampai rapat berakhir, tiga nama tadi yang akhirnya disodorkan kepada Bupati dan nama yang terpilih nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati. (AY)

Comments

Berikan Komentar Anda

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top