Sulsel

Sidak di Lapangan Upacara, IDP Ungkap Filosofi Buka Puasa untuk ASN

ONLINELUWURAYA.COM, MASAMBA —Kalau biasanya inspeksi mendadak (sidak) dilakukan dengan berkeliling sambil mengecek kehadiran ASN di kantor masing-masing, maka hal berbeda dilakukan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP). Ia tidak melakukan sidak seperti itu, melainkan menggunakan momentum upacara untuk mengecek kehadiran ASN pasca cuti lebaran kemarin.

“Hari ini kita tidak melakukan sidak seperti biasa. Saya ingin mengecek kehadiran ASN di sini,” kata IDP saat memimpin upacara, Senin (10/6/2019), di Lapangan Upacara Kantor Bupati. Ia pun meminta perwakilan Perangkat Daerah (PD) untuk memberikan daftar absensi ASN. Menariknya, Kepala PD diminta berdiri di samping Bupati saat nama ASN disebut.

Pengecekan kehadiran ASN oleh Bupati berlangsung dalam durasi yang cukup lama. Seluruh PD, termasuk di Sekretariat Daerah, tak ada yang terlewatkan. Bupati menggunakan momentum upacara pertama pasca cuti lebaran ini untuk memastikan kedisiplinan ASN betul-betul ditegakkan. Ia pun menggunakan filosofi Buka Puasa untuk mencerahkan para ASN.

“Kita berharap bahwa apa yang telah kita dapatkan selama 30 hari berpuasa, terutama yang terkait dengan kedisiplinan, dapat juga kita teruskan di luar bulan Ramadan,” kata IDP.

Ia pun menggunakan filosofi berbuka puasa untuk menginspirasi ASN agar tetap menegakkan kedisiplinan, karena menurut dia, puasa itu menempa seseorang untuk disiplin.

“Saat buka puasa, saya yakin tidak ada yang telat. Kita tidak pernah lihat ada orang yang telat buka puasa. Kalau sahur, kerap ada yang telat bangun. Begitupun saat salat tarawih dan subuh, sering kita jumpai ada yang masbuk. Nah, kita berharap kedisiplinan kita yang tidak pernah telat buka puasa itu juga dibawa ke dalam aktivitas kita sebagai ASN,” kata IDP.

IDP memastikan bahwa ASN yang tidak mengikuti upacara pasca cuti lebaran bakal mendapatkan sanksi.

“Batas toleransi kita sampai jam 8. Lewat dari itu, sudah pasti telat. Nah, sanksinya tentu berdasarkan regulasi yang ada. Bisa sanksi ringan, bisa juga pemotongan TPP, tapi tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan,” jelas IDP.

“Terlepas dari itu semua, saya berterima kasih kepada ASN karena sebagian besar hadir pada hari ini. Saya juga berterima kasih kepada pegawai yang tetap memberikan pelayanan di masa libur. Waktu boleh saja libur, tetapi pelayanan tidak akan pernah libur. Terima kasih kepada pegawai yang tetap memberikan pelayanan di masa libur ini,” pungkasnya. (LH/HMS)

Comments

Berikan Komentar Anda

To Top