hukum & kriminal

Sindikat Penipuan Via WhatsApp Berhasil Diungkap Intelijen Kodam Hasanuddin dan Cyber, Tiga Pelaku dari Palopo

Handover

ONLINELUWURAYA.COM, PALOPO — Diduga kuat membajak Akun WhatsApp milik pejabat TNI, sedikitnya 3 orang warga Palopo dilaporkan ke Mapolres Palopo.

Mereka melakukan aksi penipuan di sejumlah daerah.

Akun WhatsApp pejabat TNI yang paling banyak dibajak rata-rata dari Jakarta, Kalimantan, Sulawesi dan beberapa daerah lainnya.

Dandim 1403/Sawerigading, Letkol Inf M Imasfy, yang dikonfirmasi Sabtu (8/12) membenarkan hal itu.

Aksi penipuan mengatasnamakan pejabat TNI melalui Akun WhatsApp yang dibajak, itu sudah berlangsung sekitar dua bulan.

Tak tanggung-tanggung, pelaku meminta uang dari para korbannya hingga puluhan juta.

Modusnya, minta ditransferkan uang dengan dalih bantuan karena sedang kena musibah, meminjam uang, hingga minta diisikan pulsa dengan mengatasnamakan pejabat TNI di Kalimantan, Jakarta, sulawesi dan daerah lainnya.

“Karena sudah meresahkan, dan menjelekkan institusi TNI secara menasional, makanya di Palopo dilakukan operasi intelijen yang dilakukan oleh tim gabungan Intel Kodam dan Cyber guna mengungkap sindikat penipuan ini,” kata Dandim.

Menurut Dandim, operasi intelijen dilakukan di Kota Palopo, setelah penelurusan IT signal HP dan nomor Imei HP. Selain di Kota Palopo, operasi ini juga dilakukan di daerah luar kota Palopo. (**)

Comments

Berikan Komentar Anda

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top