Hiburan

Upacara Rambu Solo Tanah Toraja, Intip Yuk’

ONLINELUWURAYA.COM, MAKALE — Tanah toraja,  memiliki keunikan budaya yang tidak dimiliki daerah manapun di Indonesia. Rumah adatnya yang disebut Tongkonan, Upacara Rambu solo dan Rambu Tuka,  menjadi ciri khas bukan hanya di toraja melainkan menjadi icon provinsi sulawesi selatan.

Tanah toraja terkenal dengan upacara rambu solo,  yakni suatu acara yang dikemas selama tiga hingga lima hari,  sebagai penghormatan terakhir kepada anggota keluarga yang telah meninggal dunia. Kegiatan ini biasanya dilakukan masyarakat toraja sepanjang bulan juli hingga november. Dari kabupaten tanah toraja hingga kabupaten toraja utara,  anda bisa menjumpai upacara adat yang satu ini.

Seperti yang dilakukan keluarga Ne salvin di bebo Sangalla,  kabupaten tana toraja belum lama ini. Selama lima hari upacara rambu solo diadakan dirumah Yosep Sonne atau yang biasa di sapa Ne salvin atau sebutan khas masyarakat toraja bagi mereka yang sudah memiliki cucu.

Menurut salah satu anak almarhum Yosep Sonne, Rose Mangngago,  upacara adat yang diselenggarakan selama lima hari ini disebut adat ma palima.

Dalam upacara rambu solo,  tedong atau kerbau menjadi hal yang utama. Banyaknya jumlah kerbau yang di korbankan dalam upacara adat kematian seseorang di toraja,  menunjukkan derajat atau strata dari orang tersebut.

Menurut Rose kerbau yang dikorbankan dalam upacara rambu solo,  dianggap sebagai jalan bagi mereka yang sudah meninggal menuju tempat peristirahatan yang terakhir.

Keberadaan kerbau di upacara rambu solo tidak hanya menarik dari segi jumlahnya. Adapula satu kebiasaan masyarakat toraja selama prosesi tersebut,  yakni mapasilaga tedong atau mengadu kerbau. Saat saat inilah yang paling ditunggu warga sekitar,  bahkan sangat diminati oleh para wisatawan baik dari dalam mauoun mancanegara. Kerbau yang diadu ini memiliki keunikan tersendiri,  yakni tanduknya yang panjang dan badannya yang sehat, bahkan adapula yang memiliki keunikan di tubuhnya yang disebut tedong bonga atau kerbau belang.
Jenis kerbau di toraja memang unik. Salah satu yang dimiliki adalah kerbau belang atau tedong bonga yang memiliki corak putih dan hitam di kulit tubuhnya. Harga kerbau jenis ini selain unik juga termasuk mahal dan hanya ada di toraja. Harga nya bervariasi mulai dari 50 juta hingga 1 Miliar rupiah,  tergantung dari corak belang yang dimiliki hingga kondisi badan dan panjang tanduknya.

Banyaknya jumlah kerbau yang harus di korbankan pada acara rambu solo, dengan harganya yang fantastis dinilai hanya menghambur hamburkan uang semata. Hal ini diungkapkan wakil bupati tanah toraja,  victor datuan batara.

Menurutnya pemotongan hewan kerbau sebaiknya dikurangi jumlahnya,  sehingga dana yang akan dikeluarkan bisa digunakan untuk kepentingan di lingkungan tempat tinggal atau desa setempat.
Terlepas dari adat istiadat,  prosesi acara rambu solo tidak lepas dari keyakinan warga masyarakat toraja yang dominan beragama kristiani.

Setelah melaksanakan 5 hari prosesi adat rambu solo,  barulah pada hari ke enam dilakukan pemakaman terhadap almarhum.
Sebelum dimakamkan ke dalam patane yakni sebuah bangunan segiempat yang berisi peti mayat khusus keluarga Ne salvin, sebelumnya mayat di doakan didalam gereja di ikutu oleh seluruh keluarga dan masyarakat sekitar.

Dulunya masyarakat toraja dimakamkan kedalam liang yang sengaja dibuat di sebuah gunung batu yang tingginya bisa mencapai ratusan meter. Namun seiring berjalannya waktu,  masyarakat toraja mulai terbuka pemahamannya untuk kemudian menguburkan anggota keluarga mereka didalam patane atau makam buatan.

Upacara adat rambu solo ditanah toraja kini  seolah telah mengalami pergeseran makna. Dulunya pemotongan kerbau dengan jumlah banyak memaknai sang almarhum atau almarhumah merupakan keturunan bangsawan.

Namun saat ini telah banyak dijumpai diseluruh sudut toraja, pada upacara rambu solo penyerahan kerbau dengan jumlah banyak dari pihak keluarga kepada keluarga almarhum yang mengadakan pesta. (AN)

Comments

Berikan Komentar Anda

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top