Sulsel

Wabup Lutra : Programa Penyuluhan Jangan Hanya Jadi Goresan Tanpa Makna

ONLINELUWURAYA.COM,MASAMBA — Programa Penyuluhan Pertanian yang disusun pada hari ini jangan hanya menjadi goresan tinta hitam di atas kertas putih tanpa makna, arah dan tujuan, tapi harus menjadi sebuah kesepahaman atau komitmen yang harus dilaksanakan dan direalisasikan. Demikian dikatakan Wakil Bupati Luwu Utara Muhammad Thahar Rum saat memberikan sambutan di acara Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian tingkat Kabupaten yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Selasa (8/8), di Aula Hotel Remaja Indah Masamba.

 

Pada kesempatan itu pula, Thahar berharap agar programa yang disusun oleh segenap stakeholder terkait, harus memerhatikan beberapa prinsip penyusunan di mana draft penyusunan harus mengandung unsur SMART, ABCD dan SIADIPA. “Penyusunan Programa harus memerhatikan unsur SMART, ABCD dan SIADIPA. Ini penting, guna menyediakan dokumen acuan penyelenggaraan penyuluhan pertanian secara baik dan berkelanjutan, sehingga sasaran peningakatn PKS pelaku utama bisa diwujudkan,” ucapnya.

SMART merupakan akronim dari Spesific (harus jelas), Measurable (harus terukur); Actionary (dapat dikerjakan); Realistics (harus realistis), dan Time Frame (memiliki batasan waktu untuk mencapai tujuan). Sementara ABCD adalah Audience (khalayak), Behaviour (perubahan perilaku), Condition (keadaan atau kondisi), dan Degree (perbandingan). Lalu akronim SIADIPA mempunyai makna Siapa yang melaksanakan, Apa yang akan dilaksanakan, Di mana dilaksanakan, dan Kapan waktu pelaksanaannya. “Proses penyusunan programa tidak sempurna jika tidak dibarengi unsur SMART, ABCD dan SIADIPA,” kunci Thahar.(AY)

Comments

Berikan Komentar Anda

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top